, ,

Disbun Sulbar Monitoring Penyaluran Bibit Kakao di Polewali Mandar

oleh -1046 Dilihat
oleh

Mediaex Polewali  – Disbun Sulbar Monitoring Penyaluran Bibit Kakao di Polewali Mandar Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Perkebunan (Disbun) Sulbar terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas perkebunan kakao yang menjadi komoditas unggulan daerah. Pada Jumat (13/9), tim Disbun Sulbar melakukan monitoring langsung penyaluran bibit kakao di Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Kegiatan ini bertujuan memastikan bibit yang disalurkan benar-benar sesuai standar, tepat sasaran, serta diterima oleh kelompok tani yang berhak.


Dinas Perkebunan Sulbar Monitoring Penyaluran Benih Kakao di Polman - Globalsulbar

baca juga:TNI Sebut Kopda FH Terima Sejumlah Uang di Kasus Penculikan Kacab Bank

Kakao, Komoditas Strategis Sulbar

Kakao sejak lama dikenal sebagai salah satu komoditas unggulan Sulawesi Barat, khususnya di Polewali Mandar. Daerah ini menjadi lumbung produksi kakao yang tidak hanya menopang perekonomian petani, tetapi juga menyumbang devisa negara melalui ekspor.

Kepala Disbun Sulbar menyampaikan bahwa peningkatan kualitas bibit merupakan salah satu kunci memperbaiki produktivitas kakao yang sempat menurun akibat faktor usia tanaman dan serangan hama penyakit.

“Kalau petani punya bibit unggul, hasil panen bisa meningkat, pendapatan pun ikut naik. Jadi kami ingin memastikan tidak ada bibit yang asal-asalan masuk ke lahan petani,” tegasnya.


Proses Monitoring

Dalam kegiatan monitoring, tim Disbun Sulbar turun langsung ke sejumlah desa di Polewali Mandar untuk mengecek:

  • Kondisi bibit sebelum ditanam, termasuk kesehatan dan kualitas batang.

  • Distribusi bibit agar tepat sasaran sesuai data kelompok tani penerima.

  • Pendampingan teknis, memberikan penjelasan cara tanam dan perawatan awal.

Hasil monitoring awal menunjukkan bahwa sebagian besar bibit yang disalurkan dalam kondisi baik. Namun, tim juga memberikan catatan agar petani memperhatikan penanaman sesuai musim hujan untuk memaksimalkan tingkat hidup bibit.


Antusiasme Petani

Para petani menyambut baik program ini. Salah satu petani kakao di Kecamatan Binuang, Syamsuddin (45), mengatakan bantuan bibit sangat membantu mereka yang lahannya sudah banyak ditumbuhi tanaman tua.

“Sudah lama kami berharap ada peremajaan. Bibit yang baru ini kualitasnya lebih bagus, katanya bisa tahan hama. Mudah-mudahan hasilnya nanti lebih baik,” ujarnya.


Harapan Disbun Sulbar

Kepala Bidang Produksi Disbun Sulbar menambahkan bahwa program bantuan bibit kakao bukan hanya soal distribusi, tetapi juga bagian dari program jangka panjang revitalisasi kakao.

“Kami ingin Sulbar kembali berjaya sebagai salah satu daerah penghasil kakao terbaik di Indonesia

Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar juga mendukung penuh upaya ini.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.