Tanda Tanya Motif 3 Pria di Polman Tembak Mati Husain Dalam Mobil

oleh -783 Dilihat
oleh

Motif Penembakan Husain di Polewali Mandar Masih Misterius, Polisi Dalami Dugaan Perselisihan Pribadi

Mediaex Polewali – Kasus penembakan terhadap seorang pria bernama Husain (35) yang ditemukan tewas di dalam mobil di Desa Lagi-Agi, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, terus menjadi sorotan publik. Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik aksi brutal tersebut.

Dikutip dari DetikSulsel, tiga pria telah ditetapkan sebagai tersangka dalam insiden berdarah itu. Ketiganya ditangkap setelah melalui proses penyelidikan intensif oleh aparat Satreskrim Polres Polman yang bekerja sama dengan Polda Sulbar.

Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Barat, Kombes Pol Syamsu Ridwan, membenarkan penangkapan tiga pelaku tersebut. Ia menjelaskan, penyidik masih menelusuri keterkaitan para tersangka dengan korban, serta latar belakang peristiwa yang berujung maut itu.

“Benar, tiga pelaku sudah diamankan dan kini menjalani pemeriksaan intensif. Namun motif pastinya masih didalami oleh penyidik karena dari hasil pemeriksaan awal, para pelaku memberikan keterangan yang belum konsisten,” ujar Syamsu Ridwan, Selasa (28/10/2025).

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan satu senjata api rakitan dan beberapa selongsong peluru di sekitar lokasi penembakan. Korban Husain ditemukan tak bernyawa di dalam mobil miliknya dengan luka tembak di bagian dada dan leher.

Saksi mata yang berada di sekitar lokasi kejadian menyebutkan, sempat terdengar suara letusan senjata beberapa kali pada malam kejadian. Warga yang datang mendekat kemudian mendapati korban sudah bersimbah darah di kursi kemudi.

“Kami hanya mendengar suara keras seperti petasan. Setelah dilihat, ternyata ada mobil berhenti di pinggir jalan dan seseorang di dalamnya sudah tidak bergerak,” tutur salah seorang warga Desa Lagi-Agi.

Polisi juga tengah memeriksa sejumlah barang bukti, termasuk telepon genggam korban dan para pelaku, guna menelusuri komunikasi terakhir mereka sebelum insiden. Dugaan sementara mengarah pada perselisihan pribadi atau urusan bisnis, namun penyidik belum dapat memastikan.

Kombes Syamsu menegaskan, pihak kepolisian akan mengusut tuntas kasus ini dan memastikan tidak ada pelaku lain yang terlibat.

“Kami akan mendalami latar belakang hubungan korban dengan pelaku. Semua kemungkinan terbuka, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang memerintahkan atau mengetahui peristiwa ini,” katanya.

Kasus ini pun mengundang keprihatinan dari masyarakat Polewali Mandar. Sejumlah tokoh lokal meminta aparat menindak tegas para pelaku dan memperketat pengawasan terhadap peredaran senjata api rakitan di wilayah tersebut, mengingat kasus serupa pernah terjadi beberapa tahun lalu.

Sementara itu, jenazah Husain telah dimakamkan di kampung halamannya di Kecamatan Campalagian dengan suasana haru. Pihak keluarga berharap aparat kepolisian segera mengungkap motif dan memberikan keadilan bagi korban.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.